ariel sharon membusuk saat ia masih hidup

Subhanallah….

Pembalasan dari Allah subhanahu wa ta’ala atas segala kekejamannya, maka ingatlah kita sebagai hamba-Nya, jangan sekali-kali melakukan kezaliman terhadap insan lain….!!!!

Tubuh sharon membusuk sedangkan ia masih hidup

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala menimpakan azab-Nya kepada seluruh zionist yahudi yang setuju terhadap pembantaian umat Islam Palestina & Lebanon.

Tubuh sharon Membusuk Sedangkan ia Masih Hidup
by Ummu Raihanah

Diberitakan bahwa para doktor di Hospital Hadasa telah memasukkan Ariel Sharon (bekas PM israel yang yahudi) ke ruang operasi untuk dilakukan pembedahan. Ia memiliki luka membusuk dan tidak sadarkan diri selama beberapa minggu. Operasi tersebut dilakukan untuk menyambung bagian-bagian ususnya yang telah membusuk dan telah menyebar ke bagian tubuh lain. Demikianlah kita saksikan keadaan musuh Allah subhanahu wa ta’ala dan musuh Islam yang gemar menumpahkan darah.

Penyumbatan yang terjadi di otaknya menyebabkan kerusakan di sekujur tubuh. Ini sebagai akibat penindasannya terhadap umat Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang berlangsung terus-menerus siang dan malam. Akhirnya ia menderita kelumpuhan di seluruh tubuhnya dan tidak bisa menggerakkannya walaupun hanya menggerakkan mata. Dialah yang memimpin para tentara untuk menyerang Sinai dan Lebanon. Ia juga yang menyembelih para tawanan Mesir. Saat ini ia tidak sadar sama sekali dan tidak mengetahui sekelilingnya.

Akhirnya Allah subhanahu wa ta’ala memperlihatkan kepada kita keadaan thaghut yang suka menumpahkan darah ini dengan ayat-ayat Allah subhanahu wa ta’ala yang agung, yaitu membusuknya jasad sedangkan ia masih hidup.

Demikianlah, mereka (para doktor) akan mengamputasi anggota tubuhnya satu demi satu hingga terakhir sedangkan ia masih hidup.

Benarlah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu benar.” (QS. Al-Fushilat: 53)

Dipetik dari Majalah Qiblati, Vol.01/No.09/Mei-Juni 2006. Terbitan Jeddah, KSA

sumber : http://aqse.multiply.com/

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s