Zola Melepas Stres dengan Marah-marah

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih West Ham United Gianfranco Zola mengaku dirinya sering marah-marah di rumah ketika sedang stres karena timnya kalah. Namun, ia bersyukur karena istrinya, Franca, selalu mendampinginya pada saat-saat sulit seperti apa pun.

Musim ini memang tak berjalan bagus bagi West Ham. Carlton Cole dan kawan-kawan terpaku di papan bawah dan harus mati-matian lolos dari degradasi. Walau akhirnya berhasil, Zola mengakui bahwa musim ini bukanlah musim yang bagus bagi “The Hammers”. Ia pun suka membawa stresnya ke rumah.

“Istriku sangat penting bagiku. Tahun ini saya menjadi suka marah-marah ketika tim saya kalah dan saya membawanya ke rumah. Saya tak tertahankan ketika itu,” kata Zola.

“Saya frustrasi karena saya tidak suka kalah dan ketika saya pulang, Anda akan terus berusaha mencari-cari solusi untuk tim Anda. Hal ini tidak baik untuk orang-orang di sekitar Anda. Musim ini ada banyak momen sulit dan pekan-pekan menyakitkan. Saya harus memikirkan solusi yang tepat untuk klub,” lanjutnya.

“Tetapi dia (Franca) tahu saya takkan menyerah. Orang Sardinia tidak pernah menyerah. Kami harus finis dengan cara yang positif. Saya pikir akan tidak adil jika tim ini degradasi,” kata Zola.

Pada akhirnya West Ham lolos dari degradasi dan stres Zola berhenti musim ini.

sumber : kompas

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s